Misi & Kisahku

Saat-saat terpenting dalam hidupku adalah ketika menderita batu ginjal dua kali, yaitu pada tahun 1994 dan 13 tahun kemudian, tahun 2007. Penting, karena peristiwa itu ternyata menjadi rahmat yang tersembunyi bagiku. Batu ginjal pertama terjadi  pada saat usiaku 28 tahun. Perawatan dilakukan mengikuti prosedur medis yang baku. Aku disuruh minum air putih yang banyak dan diberi obat-obatan untuk mendorong si batu ginjal keluar melalui salurah kemih. Syukurlah, setelah 6 bulan, batu ginjal itu pun keluar (panjangnya 2,5 cm).  Kejadian itu memotivasi diriku untuk lebih banyak meluangkan waktu guna mempelajari apa saja tentang dunia kesehatan secara lebih seksama. Hal ini terdorong oleh keinginan untuk menjaga kesehatan diriku sendiri maupun keluargaku, setidaknya supaya penyakit batu ginjal itu tidak menyerangku lagi.

Kolik (rasa sakit yang sangat) pada penderita batu ginjal, dalam dunia kesehatan merupakan yang paling sakit yang pernah diderita manusia, dan kolik itu bisa terjadi dua kali sepanjang  perjalanan turunnya batu ginjal dalam saluran kemih. Percayalah, Anda tidak ingin mengalami rasa sakit yang luar biasa itu. Lebih baik melakukan langkah pencegahan supaya jangan terjadi lagi. Itulah mengapa aku mati-matian aktif  mempelajari apa saja subyek kesehatan dari buku-buku maupun media lainnya, termasuk seminar-seminar bertema kesehatan oleh para pakar kesehatan. Hal itu membuat diriku memiliki ilmu kesehatan cukup banyak, pokoknya di atas rata-rata kebanyakan orang. Yang paling saya minati adalah gaya hidup sehat secara alami atau dikenal dengan healthy organic lifestyle. Namun demikian, sejauh itu pengetahuan tentang apa tepatnya yang menyebabkan terjadinya batu di dalam ginjal masih belum jelas benar;  masih menjadi misteri bagiku.

Pada tahun 2007, saat usiaku 41 tahun, batu ginjal menyerang diriku lagi. Padahal menurutku aku sudah menerapkan pola hidup sehat alami selam 13 tahun sejak batu ginjal yang pertama. Minum banyak air putih pun sudah biasa kulakukan. Makan banyak tahu, tempe, sayuran, dan buah-buahan sudah menjadi menu sehari-hari. Kolik yang amat menyakitkan itu menyerangku dua kali dalam selang waktu dua bulan. Rasanya seperti mau mati saja. Untunglah aku tetap bersabar dan kepala dingin. Aku memutuskan bahwa kali ini aku akan merawat diriku mengatasi penyakit batu ginjal dengan cara-cara alami, tanpa melibatkan protokol baku medis. Seacara lebih ketat, aku melanjutkan prinsip cara hidup hidup secara alami diatambah minuman herbal pemecah batu ginjal seperti kumis kecing, dan lain-lain. Tentunya dengan lebih banyak berdoa kepada Yang Kuasa.

Kiranya, aku ditunjukkan jalan olehNya ke arah kesembuhan alami. Aku mengunjungi sahabat lamaku di Cibubur dan diperkenalkan kepada seorang dokter yang juga memahami prinsip penyembuhan alternatif (alami). Pertemuan pertama, dia hanya melakukan pijat refleksi dua kali dalam tiga hari dan memberiku resep berupa ramuan 8 macam herba pemecah batu ginjal. Yang lebih penting, dia memberi petunjuk tentang pola makan (diet) khusus yang harus kulakukan. Pola makan itu berpijak  pada dasar golongan darah apa yang kumiliki. Aku bergolongan darah B; jadi seyogyanya mengikuti diet (pola makan) sesuai dengan golongan darah B. Ada daftar makanan yang bermanfaat dan ada pula daftar makanan yang sebaiknya dihindari. Ya, sesederhan itu saja yang dinasehatkan dia kepada diriku.

Sejak saat itu pola makanku sehari-hari mengikuti prinsip diet sehat golongan darah B. Hasilnya benar-benar nyata. Aku merasa lebih sehat dan bugar. Yang lebih penting lagi, dari ilmu diet golongan darah yang komprehensif itu dan penerapannya hari demi hari, beberapa tabir misteri tentang masalah kesehatan yang selama bertahun-tahun  belum kutemukan jawabannya,  satu demi satu menjadi terungkap. Antara lain tentang alergi yang kuderita sejak kecil dan tentang batu ginajal yang menyerangku dua kali itu.

Benarlah kata-kata dari Hippocrates:

“Jadikanlah makananmu sebagai obatmu dan “Jadikanlah tubuhmu menjadi doktermu yangterbaik”.

Kita menderita sakit karena ulah gaya hidup kita sendiri yang pada akhirnya menimbun racun dalam tubuh kita dan memperlemah sistem kekebalan tubuh kita sendiri. Tak mengherankan, dengan makin rusaknya gaya hidup orang modern, kini muncul berbagai penyakit dan virus baru  yang dulu belum pernah ada.

Tak lama setelah itu, kira-kira dua bulan setelah serangan kolik yang kedua, batu ginjal itu akhirnya keluar jua. Rasa syukur kuucapkan karena aku telah diberi jalan kesembuhan oleh Yang Kuasa, dengan hanya menerapkan gaya hidup, terutama pola makan, yang alamiah. Dalm hal ini yang sesuai dengan golongan darahku. Bahkan resep ramuan herbal tersebut belum sempat kuminum karena cukup sulit mendapatkannya.

Dalam blog-ku yang spesial ini aku memiliki misi untuk membagikan pengalaman hidupku dalam mengatasi penyakit batu ginjal, yang kualami dua kali itu, yang merupakan pengalaman paling berharga dalam hidupku, dengan harapan semoga blog-ku ini bisa memberikan manfaat yang benar-benar nyata kepada para pengunjung blog ini.

Rahasia dari keberhasilan kesembuhanku tersebut dapat kurangkum dalam prinsip-prinsip hidup sehat alami (organik) sebagai berikut:

  1. Hidup serasi dengan alam.
  2. Terapkan pola makan yang sehat,  sesuai dengan golongan darah kita masing-masing.
  3. Banyak minum air putih.
  4. Olah raga yang teratur dan terukur agar sehat dan panjang umur.
  5. Mengendalikan tingkah laku dan emosi agar tidak stre.
  6. Cukup istirahat dan tidur di malam hari.
  7. Memperoleh sinar matahari dan udara segar yang mencukupi
  8. Hindari alkohol, rokok, dan penyalahgunaan obat

Prinsip-prinsip hidup sehat alami itu akan saya bahas secara tuntas dalam artikel-artikel dalam blog ini. Selamat menikmati dan tetap sehat alami!

Powered by WordPress | Visit iCellPhoneDeals.com for Free Cell Phone Deals. | Thanks to BestInCellPhones.com, MMORPGs and Fat burning furnace